Doa Selama dan Pasca Persalinan

  • Doa-doa ketika Hendak Melahirkan

حَنَّتُ وَلَدَتْ مَرْيَمَ وَمَرْيَمُ وَلَدَتْ عِيْسى وَاْلاَرْضُ تَدُوْكَ يَاوَلَدُ اُخْرُجْ بِقُدْرَةِ الْمَلِكِ الْمَعْبُوْدِ

“Hannah melahirkan Maryam, Maryam melahirkan Isa, dan bumi telah memanggilmu wahai anak (dalam kandungan), keluarlah dengan kekuasaan (Allah) Dzat Yang Maha Merajai dan Yang Disembah.”

  • Doa Memohon Agar Dipermudah saat Melahirkan

لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ الْحَلِيْمُ الْكَرِيْمُ سُبْحَانَ رَبِّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ

“Tiada tuhan selain Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Mulia, Maha Suci Allah, Tuhan Pemelihara ‘Arsy yang agung.”

اَللّهُمَّ يَافَاِرجَ الْهَمِّ وَكَاشِفَ الْغَمِّ وَرَحْمنَ الدُّنْيَا وَاْلأخِرَةِ وَرَحِيْمَهُمَا اِرْحَمْنِيْ /  اِرْحَمْ زَوْجَتِيْ رَحْمَةً تُغْنِيْهَا عَنْ جَمِيْعِ خَلْقِكَ تُفَرِّجُ بِهَا كُرْبَتَهَا وَتَكْشِفُ بِهَا غَمَّهَا وَتُيَسِّرُ وِلاَدَتَهَا وَقُضِيَ بَيْنَهُمْ بِالْحَقِّ وَهُمْ لاَ يُظْلَمُوْنَ

“Ya Allah, wahai Tuhan Yang Maha Penghilang duka, Yang Maha Melepaskan derita, Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang di dunia dan akhirat, sayagilah aku/istriku dengan kasih sayang yang tidak membutuhkan lagi kasih sayang makhluk-Mu, dengannya Engkau hilangkan dukanya, Engkau lepaskan deritanya, Engkau mudahkan dalam melahirkan. Telah ditetapkan di antara mereka kebenaran dan mereka tidak didholimi.”

Ibnu Abbas meriwayatkan, suatu ketika Nabi Isa berjalan melewati seekor lembu yang sedang kesulitan melahirkan anaknya karena melintang di dalam perutnya. Lembu itu kemudian berkata, “Wahai kalimah Allah (Nabi Isa) berdoalah kepada Allah untukku agar melepaskanku dari kesulitan yang sedang aku alami ini.” Nabi Isa kemudian berkata: “Ucapkanlah

يَا خَالِقَ النَّفْسِ مِنَ النَّفْسِ وَيَا مُخْرِجَ النَّفْسِ مِنَ النَّفْسِ خَلِّصْهَا

“Wahai Pencipta jiwa yang berasal dari jiwa, wahai Dzat Yang Mengeluarkan jiwa dari jiwa, selamatkanlah ia.”

Dalam riwayatnya, Ibnu Abbas mengatakan bahwa lembu itu segera melahirkan anaknya dan seketika itu ia berdiri menciumi anaknya yang baru saja dilahirkannya.

Dalam kitab Zadul Ma’ad, Ibnul Qottim berkata, “Jika seorang wanita mengalami kesulitan melahirkan anaknya, maka tulislah doa ini (di atas) untuknya.”

  • Doa Selama Proses Persalinan

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ  إِذَا السَّمَاءُ انْشَقَّتْ  وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ وَإِذَا اْلاَرْضُ مُدَّتْ وَأَلْقَتْ مَا فِيْهَا وَتَخَلَّتْ  وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ

“Apabila langit terbelah, Dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya langit itu patuh, Dan apabila bumi diratakan, Dan dilemparkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong, Dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya bumi itu patuh.” (Q.S. Al-Insyiqaq [84] : 1-5)

إِذَا زُلْزِلَتِ اْلاَرْضُ زِلْزَالَهَا  وَأَخْرَجَتِ اْلاَرْضُ أَثْقَالَهَا  وَقَالَ اْلإِنْسَانُ مَا لَهَا

“Apabila bumi digoncangkan dengan goncangan (yang dahsyat), dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya, dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (menjadi begini)?” (Q.S. Az-zalzalah [99]: 1-3)

  • Doa Ketika Menyaksikan Bayi yang Baru Lahir

اُعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَّهَمَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ َلامَّةٍ

“Aku memohon perlindungan untukmu dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari kejahatan setiap syaitan dan binatang-binatang berbisa, dan dari setiap mata yang dengki.”

  • Doa untuk Bayi

Setelah bayi lahir dengan selamat, bayi tersebut kemudian dibersihkan. Setelah itu, diserukan adzan dan iqamat di kedua telinganya. Setelah itu hendaklah membaca doa:

اَللّهُمَّ اِنِّيْ اُعِيْذُهَا /  اُعِيْذُهُ بِكَ وَذُرِّيَّتَهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu untuknya dan keturunannya dari syaitan yang terlaknat.”

قُلْ هُوَ اللهُ اَحَدٌ  اللهُ الصَّمَدُ  لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ  وَلَمْ يَكُنْ لَّه كُفُوًا اَحَدٌ

“Katakanlah: “Dia-lah Allah, yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.” (Q.S. Al-Ikhlash:1-4)

اَللّهُمَّ اجْعَلْهُ بِرًّا تَقِيًّا وَأَنْبِتْهُ فِى اْلاِسْلاَمِ نَبَاتًا حَسَنًا

“Ya Allah, jadikanlah ia berbakti dan takwa, dan tumbuhkanlah ia dalam Islam dengan pertumbuhan yang baik.”

اَللّهُمَّ عَلِّمْهُ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَفَقِّهْهُ فِى الدِّيْنِ

“Ya Allah, ajarkanlah kepadanya Al-Qur’an dan hikmah, dan berikanlah kepahaman agama kepadanya.”

  • Doa Saat Aqiqah

اَللّهُمَّ هذِهِ عَقِيْقَةُ …. تَقَبَّلْهُ كَمَا تَقَبَّلْتَ مِنْ حَبِيْبِكَ مُحَمَّدٍ وَخَلِيْلِكَ اِبْرَاهِيْم

دَمُهَا بِدَمِهِ وَلَحْمُهَا بِلَحْمِهِ وَشَعْرُهَا بِشَعْرِهِ وَعَظْمُهَا بِعَظْمِهِ  اَللّهُمَّ تَقَبَّلْهُ

“Ya Allah, inilah aqiqah … (sebutkan nama anak), terimalah sebagaimana Engkau telah menerimanya dari kekasih-Mu, Muhammad SAW dan Ibrahim AS. darahnya sebagai tebusan darah si anak, dagingnya sebagai tebusan bagi daging si anak, rambutnya sebagai tebusan rambut si anak, dan tulangnya sebagai tebusan tulang si anak. Ya Allah, terimalah.”

  • Doa saat memberi nama anak

اَللّهُمَّ اِنِّيْ نَسْئَلُكَ السَّلاَمَةَ فِى الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ  وَالزِّيَادَةَ وَالْبَرَكَةَ فِى الْعِلْمِ وَارْزُقِ الْمَرْزُوْقِيْنَ. اَللّهُمَّ اِنَّكَ قَدْ عَلَّمْتَ عَدَمَ اْلاَسْمَاءَ كُلَّهَا وَقَدْ اَمَرَنَا نَبِيُّكَ مُحَمَّدٌ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِاِحْسَانِهَا فَاِنَّا نَحْنُ نُسَمِّى هذَالْوَلَدَ بِاسْمِى يُنَاسِبُ هذَا الْبَلَدَ …

“Ya Allah, kami mohon kepada-Mu keselamatan di dunia dan (terjaganya) agama kami, dan bertambahnya keberkahan atas ilmu dan rezeki kami. Ya Allah, Engkau telah mengajarkan kepada Adam nama-nama semua benda, dan Nabi-Mu, Muhammad, telah memerintahkan untuk member nama yang bagus, maka aku namakan bayi ni dengan nama yang sesuai dengan penduduk desa/kota ini… (disebutkan nama bayinya).”

اِلهِيْ اَصْبَحْنَا عَلى فِطْرَةِ اْلاِسْلاَمِ وَعَلى كَلِمَةِ اْلاِخْلاَصِ وَعَلى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلى مِلَّةِ اَبِيْنَا اِبْرَاهِيْمَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَّمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. اَللّهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ لِسَانًا ذَاكِرًا وَقَلْبًا شَاكِرًا وَبَدَنًا صَابِرًا وَزَوْجَةً تُعِيْنُنَا فِى الدُّنْيَا وَاْلاخِرَةِ. وَنَعُوْذُ بِكَ يَا رَبَّنَا مِنْ وَّلَدِيْ يَكُوْنُ عَلَيْنَا سَيِّدًا وَمِنِ امْرَأَةٍ تُشَيِّبُنَا قَبْلَ وَقْتِ الْمَشِيْبِ وَمِنْ مَالِيْ يَكُوْنُ عَذَابًا لَنَا وَوَبَالاً عَلَيْنَا وَمِنْ جَارٍ اِنْ رَأَى مِنَّا حَسَنَةً كَتَمَهَا وَاِنْ رَأَى مِنَّا سَيِّئَةً اَفْشَاهَا. تَقَبَّلْ مِنَّا عَقِيْقَتَنَا رَبَّنَا بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

“Ya Tuhan Kami, kami semua lahir dengan fitrah Islam, memenuhi kalimat ikhlas, berada dalam agama Nabi Muhammad SAW dan agama bapak kami Ibrahim, Nabi yang hanif, muslim, dan bukan musyrik. Ya Allah, aku mohon kepada-Mu agar diberi lidah yang banyak dzikir, hati yang bersyukur, badan yang sabar dan jodoh yang bisa menolong di dunia dan akhirat. Ya Tuhan kami, kami berlindung kepada-Mu dari anak yang memperbudak kami, dari istri yang membuat kami beruban sebelum waktunya (tua sebelum waktunya), dan dari harta yang menyiksa dan merusak, dan dari tetangga yang apabila melihat kebaikan dari kami, ia menyembunyikannya, dan jika ia melihat kejelekan dari kami, ia menyebarkannya. Ya Tuhan kami, terimalah aqiqah kami dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Paling Penyayang di antara para penyayang.”

  • Doa ketika Anak Dikhitan

اَللّهُمَّ وَفِّقْنَا ِلاجْتِلاَبِ الْفَضَائِلِ وَجَنِّبْنَا مِنْ اِقْتِرَاحِ الرَّذَائِلِ. رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا اَعْذَارَنَا وَسَلِّمْ اُمُوْرَنَا وَصَحِّحْ مَخْتُوْنَنَا وَاقْضِ دُيُوْنَنَا وَبَلِّغْ اَمَالَنَا وَوَسِّعْ اَرْزَاقَنَا وَجُوْدِكَ يَاجََّوادُ. اَللّهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ السَّلاَمَ وَالْعَافِيَةَ عَلَيْنَا وَعَلَى الْحُجَّاجِ وَالْغُزَاةِ وَالْمُسَافِرِيْنَ مِنْ اُمَّةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اَجْمَعِيْنَ فِيْ بَرِّكَ وَبَحْرِكَ اِنَّكَ عَلى مَا تَشَاءُ قَدِيْرٌ يَا نِعْمَ الْمَوْلى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

“Ya Allah, berilah kami pertolongan untuk memperoleh keutamaan-keutamaan, dan jauhkan kami dari melakukan hal-hal yang hina. Ya Allah, terimalah khitan kami, selamatkanlah urusan-urusan kami, sembuhkanlah dari sakit (karena khitan) ini, bayarkanlah hutang-hutang kami, jadikanlah (kenyataan) cita-cita kami, lapangkanlah rezeki kami dengan kemurahan-Mu, wahai Dzat Yang Maha Memberi. Ya Allah, semoga Engkau beri keselamatan kepada kami, kepada orang-orang yang beribadah haji, kepada orang-orang yang berperang (di jalan Allah), dan kepada para musafir, yaitu semua umat Muhammad SAW yang ada di darat maupun di laut. Sesungguhnya Engkau berkuasa terhadap apa yang Engkau kehendaki, wahai sebaik-baik majikan dan sebaik-baik penolong. Maha Suci Allah, Tuhan yang memiliki kesucian dari segala sifat rendah yang mereka (orang kafir) lekatkan. Dan kesejahteraan bagi para utusan Allah, dan segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s